Bikin Virtual Training Menarik & Partisipatif


virtual training

Kebayang sih ya saat harus duduk berjam-jam didepan komputer untuk mengikuti virtual training yang diadain oleh kantor. Meski sepenuhnya kita sadar pentingnya training untuk memelihara dan ningkatin kapasitas SDM dimasa pandemi, tapi kalau metode hantarnya hanya mengandalkan audio visual tentu duduk berjam-jam itu bisa jadi tantangan tersendiri loh.


Agar konten dari virtual training bisa tersampaikan sesuai harapan maka mesti ada 'sesuatu' yang mampu membuat peserta virtual training bisa 'menikmati' materi virtual training dan akhirnya muatan yang ingin disampaikan bisa efektif diterima oleh peserta virtual training dengan penuh kesadaran. Akhirnya kan tujuan untuk memelihara dan meningkatkan kapasitas SDM dalam masa pandemi juga bisa tercapai dengan baik.


Platform virtual, dalam hal ini adalah aplikasi meeting/conference semestinya tidak membatasi virtual hanya melalui audio visual saja. Virtual training, layaknya sebuah program pelatihan, tentunya tetap harus memperhatikan tahap yang dilalui seseorang untuk bisa berubah yaitu mulai dari perubahan rasa, perubahan pola pikir sampai berujung pada perubahan perilaku.


Metode experiential learning mampu berbuat banyak hal untuk mewujudkan itu meski materi-materi pelatihan dihantarkan melalui platform virtual


Metode ini dimulai sebuah tahapan concrete experience dimana hal ini berarti ada sesuatu yang harus dilakukan oleh peserta virtual training untuk memunculkan value baru sebagai learning point. Materi ajar akan disampaikan dengan audio, visual dan kinestetik. Ini sangat mengakomodasi gaya belajar orang dewasa yang cenderung tidak nyaman untuk digurui


virtual training

Tentunya untuk dapat menghadirkan virtual training berbasis metode experiential learning dibutuhkan program designer yang memiliki kompetensi experiential learning juga. Begitu juga dengan fasilitatornya. Plus ditambah kecakapan penyelenggara terhadap tekonologi virtualnya supaya tampilan dari alur virtual training tetap terasa asyik dan tidak membosankan.


Materi yang baik kan juga harus disampaikan dengan cara yang baik. Klop !

13 tampilan
Artikel Terkait